Senin, 21 Januari 2013

SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT

Sehubungan dengan tugas yang berkaitan dengan e-Comerce maka saya mulai artikel ini dengan bahasan sistem SIMRS Sistem Informasi Rumah Sakit, namun sebelum itu kita bahas dulu satu persatu arti katanya okeh...:

      Sistem adalah sekelompok unsur yang erat berhubungan satu dengan lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu (Mulyadi, 2001). Sistem juga adalah kumpulan dari komponen-komponen peralatan model requirements, function dan interface (Mathiassen, Lars, 2000). Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Sistem adalah sekumpulan komponen yang saling bekerjasama untuk
mencapai tujuan guna memperbaiki organisasi ke arah yang lebih baik (McLeod, 1998).
Informasi adalah salah satu jenis sumberdaya yang tersedia bagi manajer, yang dapat dikelola seperti halnya sumberdaya yang lain. Informasi dari komputer dapat digunakan oleh para manajer, non manajer, serta orang-orang dan organisasi-organisasi dalam lingkungan perusahaan(McLeod, 2001).
Sistem Informasi adalah suatu system dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung orerasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan (McLeod, 2001).

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT

a.       SIM adalah perangkat prosedur yang terorganisasi apabila dijalankan akan memberikan umpan balik dan informasi kepada manajemen tentang masukan, proses, dan keluaran dari suatu siklus manajemen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian.

b.      SIM merupakan sebuah sistem mesin pemakai yang terintegrasi yang menyediakan informasi untuk menunjang operasi manajemen dan fungsi-fungsi pengambilan keputusan di dalam sebuah organisasi. Sistem tersebut memanfaatkan perangkat keras dan lunak komputer, dan prosedur-prosedur manual;model-model untuk analisis, perencanaan, pengawasan, dan pengambilan keputusan; dan suatu “database” (Gordon B.Davis dan Margareth H.Olson).

c.       Management Information System is a spesifically designed communication system in which data are gathered, stored, analyzed, formulated, and reported to manager (Rakich-Longest-Darr).

Sebagian besar rumah sakit di Indonesia masih mengandalkan sistem informasi manajemen rumah sakit yang berbasis pada aplikasi untuk menunjang kegiatan transaksi administratif. Penelitian dan pengembangan SIMRS merupakan salah satu prioritas di Minat Simkes. Beberapa mahasiswa Simkes telah meneliti kondisi SIMRS, ada pula yang pernah merancang model aplikasi dokumentasi asuhan keperawatan. Secara umum, SIMRS meliputi beberapa modul yang terdiri dari:

1.      Registrasi pasien

2.      Sistem antrian

3.      Manajemen rawat jalan

4.      Manajemen unit penunjang

5.      Manajemen rawat inap

6.      Farmasi dan inventory logistik rumah sakit

7.      Billing sistem dan akuntansi

8.      Manajemen sumber daya rumah sakit

9.      Sistem pelaporan medical error

10.  Manajemen rekam medis

11.  Sistem informasi eksekutif

Tujuan system informasi adalah identifikasi masalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, meningkatkan ketepatan dan kecepatan pengambilan keputusan, meningkatkan fungsi perencanaan, pemantauan, pengendalian, dan evaluasi organisasi. Mengukur, mengendalikan, menganalisa penggunaan sumber daya dan produktifitas, efisiensi dan efektifitas, meningkatkan komunikasi intern dan ekstern organisasi, penyusunan laporan intern dan ekstern riset dan pendidikan.

Kategori SIM RS

1. Sistem Informasi Administrasi dan keuangan

2. Sistem Informasi medis-klinis

Penyaiian informasi - Efisiensi biaya - Ketenagaan Utilisasi pelayanan penunjang Struktur biaya

Secara besar sistem informasi harus dikelompokan pada kelas rumah sakit dan status rumah sakit,

1. Rumah Sakit Vertikal

2. Rumah Sakt Umum Daerah

3. Rumah Sakit Umum Swasta

4. Rumah Sakit Spesialist

Dengan dikelompokannya rumah sakit kedalam kelompok-kelompok diatas guna mempermudah sejauh mana tingkat kebutuhan sistem informasi terutama yang di dasarkan pada modular, modul-modul yang di gunakan oleh rumah sakit daearh tentu akan berbeda dengan rumah sakit vertical maupun swasta.

Kendala-kendala yang sering terjadi dilapangan saat implementasi adalah:

1.      Ketidak siapan rumah sakit dalam menerapkan sistem informasi yang terintergrasi dan berbasi kmputer.

2.      Penyajian data yang belum semua menjadi data elektronik yang akan memudahkan pada proses migrasi data.

3.      Komitment yang dilaksanakan secara bersamaan dan menyelur sehingga menimbulkan kekacaun pada data transakit.

4.      Koordinasi antar unit bagian yang terkesan mementingkan unit masing-masing.

5.      Berubah-ubahnya kebijakan.

6. Mengubah pola kerja yang sudah terbiasa dengan manual ke komputerisasi.

7. Pemahaman yang belum merata antara SDM terkait,

 
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

onyon_blenyond.blogspot.com mengatakan...

good luck mahena :p

Maya Herlina mengatakan...

Tanks nyond :D

Posting Komentar

 
Copyright © Expresi Mahena